RBR 2025
PEKANBARU – Sebanyak 13.079 peserta dipastikan akan meramaikan Riau Bhayangkara Run (RBR) 2025 yang digelar pada Minggu, 13 Juli mendatang. Tak hanya sekadar angka, jumlah peserta yang ikut serta tahun ini menyimpan makna tersendiri, karena selaras dengan tanggal pelaksanaan lomba.
Ajang lari tahunan yang diselenggarakan oleh Polda Riau ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dan diproyeksikan menjadi momen yang menguatkan ikatan antara institusi kepolisian dengan masyarakat.
“Kami ingin Riau Bhayangkara Run bukan hanya tentang lari, tapi juga tentang kebersamaan, kebanggaan, dan semangat hidup sehat,” ujar Ketua Panitia RBR 2025, Kombes Pol Tri Setyardi Artono, yang juga menjabat sebagai Dirpolairud Polda Riau, kepada rekan media Jumat (11/7).
Lebih lanjut, Tri Setyardi menjelaskan bahwa peserta RBR 2025 tak hanya berasal dari Provinsi Riau, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Jawa dan Bali. Menariknya, kehadiran 12 pelari mancanegara – yang terdiri dari delapan pria dan empat wanita, termasuk peserta kategori kelas master usia 40 tahun ke atas, menunjukkan daya tarik yang semakin meluas.
Tahun ini, RBR 2025 mencetak tonggak baru dengan perolehan sertifikasi resmi dari World Athletics, badan atletik dunia. Sertifikasi ini menandakan bahwa rute dan penyelenggaraan lomba telah memenuhi standar internasional. Capaian tersebut menjadi magnet tersendiri bagi pelari profesional, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
“Ini adalah kepercayaan dan tanggung jawab. Kami ingin event ini bisa menjadi bagian dari sport tourism Riau yang berkelanjutan dan berkelas dunia,” ujar Tri Setyardi.
Tak hanya sebagai ajang kompetisi, Riau Bhayangkara Run diharapkan bisa menciptakan ruang interaksi positif antara masyarakat dan polisi.
Di tengah semangat Hari Bhayangkara, acara ini diharapkan menjadi simbol sinergi yang harmonis dalam semangat olahraga dan kebersamaan.
“Kami ingin RBR jadi wajah ramah Riau untuk Indonesia dan dunia. Ini bukan hanya tentang berlari, tapi juga menyampaikan pesan damai dan semangat sehat untuk semua,” tutup Tri Setyardi.












