PEKANBARU riauexpose.com– Musibah kebakaran menimpa rumah milik Azwir (72), warga Jalan Bangau Gang Bangau No. 14, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Kamis (12/2/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan menimbulkan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Warga sekitar pertama kali melihat kepulan asap tebal yang muncul dari bagian dapur rumah korban. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan.
Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah melalui Kanit Reskrim AKP Leo mengatakan, pihak kepolisian segera turun ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
“Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses pemadaman. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan situasi dalam keadaan kondusif,” ujar Leo.
Polisi juga melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga kini, penyebab insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Salah seorang warga, Risma (30), yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban, mengaku terkejut saat melihat asap tebal dari dapur rumah Azwir.
“Kami panik karena asapnya cepat sekali membesar. Warga langsung membantu mengeluarkan barang-barang dan berupaya supaya api tidak merambat ke rumah lain,” tuturnya.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue diterjunkan ke lokasi. Setelah hampir dua jam berjibaku, petugas akhirnya berhasil memadamkan api.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, rumah korban mengalami kerusakan berat dan sebagian besar harta benda tidak dapat diselamatkan.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik serta memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman guna mencegah risiko kebakaran serupa.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat penting untuk meminimalisir dampak kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk.












