Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Ibu Leni Guru yang Terima SK PPPK dan SK Pensiun Bersamaan

Ibu Leni Guru yang Terima SK PPPK dan SK Pensiun Bersamaan

Mamasa – Sebuah momen penuh haru dan ironi terjadi di Kabupaten Mamasa. Seorang pejuang pendidikan, Ibu Leni, menerima dua surat keputusan (SK) dengan makna yang bertolak belakang dalam satu kesempatan, yakni SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan SK Pensiun.

Di hadapan ribuan rekan sejawatnya, Ibu Leni tampak tersenyum haru saat menerima kedua dokumen tersebut.

Satu lembar kertas menjadi simbol pengakuan negara atas pengabdiannya sebagai abdi negara, sementara lembar lainnya menandai berakhirnya masa bakti secara administratif.

Meski pengangkatan sebagai PPPK datang tepat di penghujung masa pengabdian, Ibu Leni mengaku bersyukur dan menerima dengan lapang dada.

“Saya bersyukur kepada Tuhan. Meski hanya sebentar menyandang status PPPK, ini adalah pengakuan atas perjuangan panjang saya di dunia pendidikan. Saya ikhlas dan bangga bisa sampai di titik ini,” ujar Ibu Leni.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pengabdiannya sebagai pendidik di Mamasa.

“Terima kasih kepada pemerintah dan semua rekan guru. Mengajar adalah panggilan hati saya. Walaupun hari ini saya memasuki masa purnabakti, kecintaan saya pada dunia pendidikan tidak akan pernah pensiun,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi potret nyata dedikasi seorang guru yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran demi mencerdaskan anak bangsa. Di balik ironi birokrasi yang menyertainya, tersimpan kisah ketulusan dan keteguhan seorang pendidik sejati.

Selamat memasuki masa purnabakti, Ibu Leni. Terima kasih atas segala jasa dan pengabdianmu. Jejak perjuanganmu akan selalu hidup dalam ingatan para murid dan dunia pendidikan Indonesia.

59 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png