Siak – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus monitoring dan evaluasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Siak, Senin (8/12).
Agenda ini berlangsung di Zamrud Meeting Room, Komplek Rumah Rakyat, Kelurahan Kampung Rempak, Kecamatan Siak.
Rombongan FKUB Provinsi Riau dipimpin oleh Wakil Ketua FKUB Riau, Pdt. Frans PF Sirait, bersama jajaran pengurus. Kedatangan mereka disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar, Wakil Ketua DPRD Siak Laiskar Jaya, Anggota DPRD Siak Marudut Pakpahan, Ketua FKUB Siak H. Minto, Kepala Kantor Kemenag Siak Erizon Efendi, serta Waka Polres Siak Kompol Akira Ceria.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi situasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Siak sebagai bagian dari penyusunan laporan FKUB Provinsi Riau kepada Menteri Agama RI.
Dalam kesempatan tersebut, FKUB Provinsi Riau menyampaikan apresiasi atas kinerja FKUB Siak yang dinilai berhasil menjaga harmoni antarumat beragama. Minimnya konflik keagamaan menjadi indikator bahwa koordinasi lintas tokoh agama dan pemerintah daerah berjalan sangat baik.
Wakil Ketua FKUB Provinsi Riau, Pdt. Frans PF Sirait, mengapresiasi upaya Pemkab dan FKUB Siak dalam menciptakan suasana yang damai.
“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada FKUB Kabupaten Siak bersama Pemerintah Daerah, karena mampu menjaga harmoni dan memelihara hubungan antarumat beragama dengan sangat baik. Siak menjadi contoh daerah yang sejuk, damai, dan harmonis di Provinsi Riau.” ujar Frans.
Sementara itu, Sekda Siak Mahadar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan pondasi penting dalam pembangunan daerah. Dalam rakor tersebut, Mahadar menempatkan pesan tentang kerukunan sebagai titik utama penguatan sosial masyarakat.
“Kerukunan umat beragama adalah hal yang sangat penting dalam pembangunan daerah,” tegas Mahadar.
Siak, lanjut Mahadar, memiliki keragaman budaya dan agama, namun masyarakatnya tetap hidup saling menghormati. Harmoni ini tidak terjadi begitu saja, tetapi merupakan hasil sinergi antara FKUB, pemerintah daerah, serta para tokoh agama. Kerukunan ini akan terus kita jaga sebagai fondasi membangun daerah ke depan.
Mahadar juga menyampaikan bahwa kunjungan FKUB Provinsi Riau memberikan dukungan moral dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas sosial.
“Kehadiran FKUB Provinsi memberikan penguatan bagi kami untuk terus memperkokoh harmoni sosial di tengah masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan peran FKUB dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.








