SUMBAR. – Tujuh jenazah yang diduga korban banjir bandang di kawasan Lembah Anai, Jalan Padang–Bukittinggi, ditemukan di Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (27/11).
Temuan jenazah ini menambah jumlah korban setelah sebelumnya tim hanya melaporkan lima jenazah.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan adanya penambahan korban setelah tim gabungan melakukan penyisiran lanjutan di sepanjang aliran banjir bandang.
Perwira polisi berpangkat dua melati di pundak itu mengatakan seluruh jenazah telah berhasil dievakuasi dari oleh tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, BPBD, TNI, serta para relawan.
“Ini adalah duka mendalam bagi kita semua. Setiap jenazah yang ditemukan adalah pengingat betapa besar dampak bencana ini. Kami berupaya semaksimal mungkin agar seluruh korban dapat ditemukan dan segera diidentifikasi, sehingga keluarga bisa mendapatkan kepastian,” ujar Kapolres.
Berdasarkan data awal, ketujuh korban terdiri dari tiga laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, serta tiga perempuan dewasa. Seluruh jenazah kini berada di puskesmas setempat untuk proses identifikasi lebih lanjut.
AKBP Faisol menegaskan bahwa proses pencarian akan terus dilanjutkan. “Kami tidak akan berhenti sampai semua korban ditemukan. Doa kami menyertai para keluarga yang ditinggalkan. Semoga mereka diberikan kekuatan menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Sementara itu, suasana haru menyelimuti lokasi ketika proses evakuasi berlangsung. Sejumlah relawan tampak menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Warga sekitar yang menyaksikan proses tersebut juga tak mampu menyembunyikan rasa kehilangan atas tragedi yang kembali menimpa daerah itu.
Hingga saat ini, tim gabungan masih menyisir area yang dianggap berpotensi menjadi lokasi tertimbunnya korban. Pemerintah daerah juga mengimbau warga agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan lebat.








