INHIL — Seekor buaya berukuran luar biasa besar, diperkirakan mencapai panjang 7 meter dengan berat hampir 1 ton, muncul di aliran sungai yang melintasi kawasan permukiman penduduk. Jumat (31/10).
Kemunculan predator air itu membuat warga panik. Hewan buas yang termasuk dalam satwa dilindungi tersebut sempat terlihat beberapa kali mendekati perkampungan, sehingga menimbulkan ketakutan warga.
“Awalnya buaya ini muncul di sungai dan membuat warga cemas. Ukurannya sangat besar dan beberapa kali terlihat berenang ke arah rumah-rumah di tepi sungai,” ungkap Kapolsek Reteh AKP Sahril, mewakili Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, Jumat petang.
Menurut keterangan warga, buaya tersebut kemudian terlihat masuk ke sebuah parit besar yang berada di belakang perkampungan.
Namun begitu, karena ukurannya terlalu besar, hewan itu justru terjebak dan tak mampu keluar. Kondisi ini membuat sejumlah warga nekat melakukan upaya penangkapan dengan peralatan seadanya.
Salah seorang warga, Zulkifli, bersama sekitar 20 orang lainnya, berinisiatif mengevakuasi buaya tersebut.
“Kami gotong royong tarik buaya itu pakai tali besar. Beratnya luar biasa, mungkin hampir satu ton. Butuh waktu beberapa jam sampai akhirnya bisa kami ikat dan diamankan,” tuturnya.
Mendapat laporan adanya buaya berukuran raksasa, petugas dari Polsek Reteh langsung bergerak ke lokasi. Polisi memasang garis pengaman dan mengimbau warga agar tidak mendekat demi menghindari potensi serangan mendadak dari hewan buas tersebut.
“Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman. Saat ini kondisi buaya sudah terkendali,” ujar AKP Sahril.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)untuk penanganan lebih lanjut. Buaya itu rencananya akan dipindahkan ke Kota Tembilahan untuk observasi dan perawatan.
“Kami sudah komunikasi dengan BKSDA. Besok pagi satwa ini akan dievakuasi ke Tembilahan agar mendapat penanganan profesional,” timpalnya.
Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai atau parit, terutama di wilayah yang masih menjadi habitat alami buaya.
“Kami mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan yang berisiko, seperti mencoba menangkap atau melukai satwa liar. Selain berbahaya, itu juga melanggar hukum,” tegasnya.
Penemuan buaya raksasa ini sontak menjadi buah bibir di kalangan warga Inhil. Selain karena ukurannya yang tidak lazim, kejadian tersebut juga menjadi peringatan penting tentang keseimbangan ekosistem dan perlunya menjaga habitat satwa liar.








