Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Dua Ajudan Kluivert Buka Suara Usai Didepak: Babak Berakhir, Tapi Cinta Kami untuk Indonesia Tak Pernah Padam

Dua Ajudan Kluivert Buka Suara Usai Didepak: Babak Berakhir, Tapi Cinta Kami untuk Indonesia Tak Pernah Padam

Jakarta – Setelah Patrick Kluivert resmi diberhentikan dari kursi pelatih kepala Timnas Indonesia, dua staf kepercayaannya, Regi Blinker dan Chesley ten Oever, turut angkat bicara.

Keduanya menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus curahan hati usai masa tugas mereka bersama skuad Garuda berakhir pada Kamis (16/10).

Blinker, yang menjabat sebagai pelatih pengembangan Timnas Indonesia, menyampaikan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya, @regiblinker. Dalam unggahannya, pelatih kelahiran Paramaribo, Suriname, 4 Juni 1969 itu, menegaskan rasa bangganya bisa menjadi bagian dari tim nasional yang begitu dicintai rakyat Indonesia.

“Terima kasih yang tulus saya sampaikan kepada para pemain, staf asing dan lokal, serta PSSI atas kesempatan luar biasa ini. Mewakili negara sepak bola besar seperti Indonesia adalah kehormatan bagi saya,” tulis Blinker.

Blinker juga memuji antusiasme para pendukung tim nasional yang menurutnya menjadi sumber energi luar biasa selama masa jabatannya. Ia menilai semangat suporter Indonesia tidak ada duanya di dunia.

“Para suporter menjadi sumber energi dan dukungan yang luar biasa. Semangat dan kecintaan kalian sangat istimewa dan tak terlupakan. Babak ini mungkin telah berakhir, tetapi cinta saya terhadap sepak bola—dan terhadap Indonesia—tak akan pernah berakhir,” tambahnya.

Sementara itu, Chesley ten Oever, sang fisioterapis Timnas Indonesia, juga menyampaikan pernyataan terbuka. Melalui akun Instagramnya @chesley_ten_oever, ia mengaku bangga meski merasa kecewa karena Timnas gagal menembus Piala Dunia 2026.

“Terima kasih atas perjalanan yang tak terlupakan ini. Kami sudah memberikan segalanya, tapi sayangnya hasil tidak sesuai harapan. Sebagai seseorang yang memiliki darah Indonesia, saya merasakan kekecewaan itu lebih dalam,” ujarnya.

Oever menambahkan, pengalaman membela tim dengan lambang Garuda di dada adalah salah satu momen paling membanggakan dalam hidupnya. Ia juga tak lupa memberikan apresiasi bagi seluruh pemain dan pendukung yang selalu setia di belakang tim.

“Saya sangat bangga bisa mewakili Indonesia dan mengenakan lambang negara ini dengan kehormatan dan semangat. Terima kasih kepada seluruh pemain, staf, dan para suporter Garuda atas dedikasi serta dukungan tanpa henti,” tutupnya.

Dengan berakhirnya masa kerja Blinker dan Oever, hampir seluruh tim pendukung Patrick Kluivert resmi angkat kaki dari lingkungan Timnas Indonesia.

Meski demikian, pesan-pesan perpisahan mereka mencerminkan rasa hormat, cinta, dan harapan agar sepak bola Indonesia terus melangkah maju.

53 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png