Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Warga Sungai Apit Dibacok ODGJ, Tangan Nyaris Putus, Polisi: Pelaku Sudah Dibawa ke RSJ Tampan

Warga Sungai Apit Dibacok ODGJ, Tangan Nyaris Putus,  Polisi: Pelaku Sudah Dibawa ke RSJ Tampan
Screenshot

SIAK.~ Seorang pria lanjut usia bernama Edy (65) warga Kampung Kayu Ara Permai, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, menjadi korban pembacokan oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Urang.

Pria 65 tahun itu dibacok ODGJ di sebuah warung yang berada di Kampung tersebut.

Peristiwa berdarah itu terjadi secara tiba-tiba tanpa ada percekcokan sebelumnya. Pelaku yang diduga mengalami gangguan kejiwaan datang membawa sebilah parang dan langsung menyerang korban yang sedang duduk di warung.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu sontak panik dan berusaha menolong korban.

Akibat sabetan parang tersebut, Edy mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya.

“Tangan korban nyaris putus, bahunya robek dalam, dan kepalanya juga tergores parang,” ujar Rizal anak korban.

Selain itu, Darah korban terlihat berceceran di lantai warung hingga membuat warga ketakutan.

Melihat kondisi korban yang bersimbah darah, warga segera mengevakuasi Edy ke Puskesmas Sungai Apit untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan oleh sejumlah warga yang dibantu aparat kampung. Tak lama berselang, pelaku diserahkan ke pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandi Putra melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Apit Ipda Arnesmembenarkan kejadian tersebut.

“Benar, pelaku merupakan ODGJ. Setelah diamankan, kami langsung antarkan yang bersangkutan ke RSJ Tampan, Pekanbaru, untuk mendapatkan penanganan medis sesuai kondisinya,” jelas Arnes saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2025).

Lebih lanjut, Arnes mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi dari keluarga korban.

Namun demikian, pihak kepolisian tetap mengambil langkah tanggap dengan berkoordinasi melalui Bhabinkamtibmas untuk membantu penanganan awal, terutama terkait biaya perawatan korban.

“Kami sudah arahkan agar dilakukan upaya mediasi antara kedua pihak demi mencari solusi terbaik,” tambahnya.

Namun upaya tersebut tampaknya belum membuahkan hasil. Rizal, keluarga korban, mengaku pihak keluarga pelaku belum menunjukkan itikad baik.

“Sampai sekarang belum ada dari pihak pelaku datang melihat korban di rumah sakit, apalagi menelpon untuk mencari jalan damai atau tanggung jawab biaya perawatan,” ujar Rizal kecewa.

Kejadian ini membuat warga sekitar trauma dan resah. Mereka berharap pihak berwenang dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap ODGJ di lingkungan mereka, agar insiden serupa tidak terulang.

“Kami takut, jangan sampai nanti ada korban lagi. ODGJ seperti itu seharusnya diawasi dan dirawat, bukan dibiarkan berkeliaran,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi Edy dilaporkan masih dalam perawatan intensif di RSUD Siak, Luka parah di tangan dan bahu membuatnya belum bisa memberikan keterangan baik kepada media.

Sementara pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis terhadap pelaku dari RSJ Tampan untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut.

57 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png