SIAK – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Siak Sri Indrapura menggelar razia gabungan bersama TNI dan Polri, Jumat (10/10).
Razia Kali ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan khususnya di negeri istana.
Razia dimulai pukul 14.00 WIB dengan melibatkan seluruh jajaran pengamanan Rutan Siak yang dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR), serta didukung personel Polsek Siak dan Kodim 0322/Siak.
Seluruh petugas dibekali dengan alat pemeriksaan keamanan dan menjalankan razia sesuai prosedur standar operasional (SOP) Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Siak Sri Indrapura, Edward P Situmorang, menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Rutan dan aparat penegak hukum di Kabupaten Siak.
“Razia ini langkah konkret menindaklanjuti arahan Dirjenpas agar Rutan benar-benar bebas dari gangguan keamanan dan ketertiban. Sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan,” tegasnya.
Menurut Edward, pelaksanaan razia gabungan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan tahanan yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran.
Ia juga bilang, bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Hasil dari razia tersebut menunjukkan tidak adanya benda terlarang di dalam blok hunian, seperti halnya narkotika, alat komunikasi ilegal, maupun senjata tajam.
Tidak adanya temuan petugas terkait barang terlarang disebut sebagai bukti bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap warga binaan berjalan efektif dan disiplin aparat tetap terjaga.
Meski tidak ditemukan pelanggaran, petugas tetap memberikan pembinaan kepada seluruh WBP agar senantiasa mematuhi peraturan dan menjaga ketertiban di lingkungan Rutan.
“Kita tidak hanya fokus pada pengawasan fisik, tetapi juga pembinaan moral dan disiplin kepada warga binaan. Itulah esensi pemasyarakatan yang sesungguhnya,” tegas Edward.
Kegiatan razia berjalan dengan lancar, tertib, dan dalam suasana kondusif. Setelah seluruh blok diperiksa, area hunian dikembalikan ke kondisi semula di bawah pengawasan ketat petugas pengamanan.
Tidak ada gesekan ataupun gangguan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Rutan Siak juga menegaskan dukungannya terhadap program nasional Pemasyarakatan Bersih dari Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Melalui kegiatan seperti ini, Karutan ingin memastikan bahwa seluruh unsur pengamanan bekerja dengan profesional dan berintegritas tinggi.
“Rutan Siak berkomitmen menjaga lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran. Kami berdiri di garis depan untuk memastikan tidak ada kompromi terhadap halinar atau bentuk pelanggaran lainnya,” tutup Edward memungkasi.














