SIAK – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh anak-anak muda asal Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Atlet sepatu roda dari Kecamatan Tualang, Perawang, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di ajang Malaka Open Speed Challenge 2025 yang digelar di Stadium Tun Fatimah, Melaka, Malaysia, pada 3 hingga 5 Oktober 2025.
Dalam ajang internasional yang diikuti oleh 8 negara Asia, termasuk Tiongkok, Singapura, dan Thailand, kontingen Siak tampil gemilang dengan menyabet 14 medali, terdiri dari 11 emas dan 3 perak, sekaligus membawa Indonesia meraih gelar Juara Umum.
Bupati Siak Afni Zulkifli tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa tersebut. Ia menyebut, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak daerah mampu bersaing di tingkat internasional bila diberi kesempatan dan dukungan yang kuat.
“Saya sangat bangga dan terharu dengan perjuangan para atlet sepatu roda Kecamatan Tualang. Prestasi ini membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan dukungan yang kuat dapat membawa kita bersaing di level dunia,” ujar Bupati Afni penuh rasa haru.
Afni juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT Arara Abadi, salah satu unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Group, yang turut berperan penting dalam keberhasilan para atlet muda ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci lahirnya prestasi-prestasi besar dari daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, saya menyampaikan terima kasih kepada PT Arara Abadi APP Group yang telah membantu dan mendukung para atlet hingga sukses membawa pulang 11 medali emas. Ini adalah wujud nyata kemitraan yang produktif untuk kemajuan olahraga di Siak,” tegasnya.
Kebanggaan yang sama juga disampaikan oleh Deny Widjaya, Social Corporate Engagement (SCE) Head PT Arara Abadi. Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
“Kami sangat bangga menjadi bagian dari perjalanan sukses atlet-atlet muda ini. Dukungan ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang membangun semangat juang dan potensi anak-anak daerah agar bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” kata Deny.
Keberhasilan para atlet ini bukanlah hasil yang datang tiba-tiba. Mereka telah menjalani latihan intensif dan disiplin selama berbulan-bulan di bawah bimbingan pelatih dan dukungan masyarakat Tualang-Perawang. Semangat mereka untuk mengharumkan nama daerah menjadi bahan bakar utama di setiap lintasan perlombaan.
Salah satu peraih medali emas, Gilang, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menuturkan bahwa kemenangan ini dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan yang luar biasa dari Pemerintah Kabupaten Siak melalui Ibu Bupati, dari Kecamatan Tualang-Perawang, PT Arara Abadi, dan doa masyarakat. Kemenangan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat Siak dan Riau,” ungkap Gilang dengan penuh semangat.
Sementara itu, rekan setimnya, Kenzi, menegaskan komitmen mereka untuk terus berlatih dan mencetak prestasi yang lebih tinggi.
“Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus berlatih keras dan membuat prestasi yang membanggakan, agar orang tua kami senang dan masyarakat Tualang serta Siak semakin bangga,” ujarnya.
Prestasi luar biasa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Siak untuk terus berani bermimpi dan berjuang mencapai cita-cita. Pemerintah daerah pun berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan atlet muda potensial dari berbagai cabang olahraga.
Bupati Afni menegaskan, keberhasilan atlet Tualang menjadi bukti bahwa potensi daerah harus terus diasah melalui pembinaan yang konsisten dan dukungan lintas sektor. Ia berharap kisah sukses ini menjadi momentum kebangkitan olahraga di Kabupaten Siak.
“Kita ingin menjadikan Siak bukan hanya sebagai daerah wisata sejarah dan budaya, tapi juga sebagai lumbung atlet berprestasi. Ini langkah nyata menuju generasi emas Siak,” pungkasnya.
Dengan torehan 11 emas dan 3 perak di ajang Malaka Open Speed Challenge 2025, Siak kembali membuktikan diri sebagai daerah yang tidak hanya kaya budaya, tetapi juga sarat dengan potensi anak-anak muda berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.








