PARIS – Ousmane Dembele akhirnya keluar sebagai pemenang Ballon d’Or 2025 setelah namanya diumumkan dalam malam penganugerahan bergengsi yang digelar di Theatre du Chatelet, Paris, Senin (22/9) malam waktu setempat atau Selasa (23/9) dini hari WIB.
Bintang Paris Saint Germain (PSG) itu berhasil mengungguli kandidat utama lain, Lamine Yamal, yang sebelumnya lebih dijagokan.
Dembele tampil sensasional musim lalu bersama PSG. Winger asal Prancis tersebut mencetak 35 gol dan 16 assist di semua kompetisi, serta membantu timnya meraih lima trofi, baik di level domestik maupun Eropa. Catatan impresif itu menempatkannya di puncak prestasi pribadi dengan penghargaan individu paling bergengsi.
Trofi Ballon d’Or 2025 diserahkan langsung oleh legenda Brasil, Ronaldinho, yang juga pernah membela PSG dan Barcelona. Penyerahan ini membuat momen kemenangan Dembele semakin bersejarah.
“Saya merasa sangat terhormat. Ini mimpi yang jadi nyata, apalagi trofi diberikan langsung oleh idola saya, Ronaldinho,” ujar Dembele penuh emosi usai menerima penghargaan.
Sementara itu, Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, harus puas di posisi kedua meski menorehkan musim fenomenal. Pemain berusia 17 tahun itu mencatatkan 21 gol dan 26 assist serta membantu Barca meraih treble domestik: La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
“Saya bangga dengan apa yang sudah saya capai. Ini baru permulaan, saya masih punya banyak waktu untuk meraih Ballon d’Or di masa depan,” kata Yamal kepada media.
Isu mengenai kebocoran daftar pemenang Ballon d’Or sempat memicu kontroversi sebelum malam gala. Jurnalis Argentina, Pablo Giralt, sempat mengunggah daftar di media sosial yang menyebut Yamal sebagai pemenang, Dembele di posisi kedua, dan Vitinha ketiga. Namun pada akhirnya, fakta di panggung Paris berbeda dengan rumor yang beredar.
Selain penghargaan individu, gala Ballon d’Or 2025 juga menobatkan PSG sebagai tim pria terbaik. Klub kaya raya asal Prancis itu dinilai paling konsisten di pentas domestik dan Eropa musim lalu. Untuk kategori tim putri terbaik, penghargaan jatuh kepada Arsenal Women, yang tampil dominan di Inggris dan kompetisi Eropa.
Kategori pelatih terbaik pria dan wanita diserahkan lewat Trofi Cruyff. Untuk tim pria, penghargaan itu diraih Luis Enrique, arsitek PSG yang sukses membawa Les Parisiens berjaya. Sedangkan pelatih putri terbaik adalah Sarina Wiegmann, juru taktik Timnas Wanita Inggris asal Belanda.
Untuk posisi penjaga gawang, Trofi Yashin edisi 2025 diberikan kepada kiper timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, yang musim lalu masih membela PSG dan kini memperkuat Manchester City. Di kategori putri, penghargaan kiper terbaik diraih Hannah Hampton dari Chelsea Women.
Ballon d’Or 2025 juga memberikan panggung untuk generasi muda. Lamine Yamal sendiri meraih Trofi Kopa sebagai pemain muda pria terbaik, sedangkan untuk kategori putri dimenangkan oleh Vicky Lopez, striker muda timnas Spanyol yang bermain untuk Barcelona.
Sementara itu, untuk kategori pesepak bola putri terbaik, nama Aitana Bonmati kembali bersinar. Gelandang andalan Barcelona tersebut sukses meraih Ballon d’Or tiga kali beruntun (2023, 2024, dan 2025). Trofi istimewa itu diserahkan langsung oleh legenda Spanyol, Andres Iniesta, yang mengaku bangga dengan penerusnya.
“Ini tahun yang luar biasa untuk sepak bola. Penghargaan ini bukan hanya tentang saya, tapi tentang seluruh tim yang selalu mendukung saya,” kata Bonmati usai menerima trofi. Kemenangan ini kian menegaskan dominasi Barcelona di sepak bola wanita.
Malam gala di Paris tahun ini benar-benar menghadirkan cerita penuh kejutan. Dari gosip kebocoran daftar hingga kejayaan Dembele yang menyalip favorit utama, Ballon d’Or 2025 membuktikan bahwa sepak bola selalu menyimpan drama yang tak terduga.








