Liga Champions 2025/2026 Resmi Bergulir
JAKARTA.~ Liga Champions musim 2025/2026 akhirnya resmi dimulai Selasa (16/9) dan Rabu (17/9) waktu Indonesia. Sebanyak 36 tim dari berbagai penjuru Eropa akan saling bersaing di fase league phase yang untuk kedua kalinya digunakan UEFA. Format anyar ini diyakini bakal menghadirkan lebih banyak drama dan kejutan di setiap matchday.
Pada Selasa malam, pecinta sepak bola Eropa langsung disuguhi dua partai pembuka yang berlangsung pukul 23.45 WIB. Arsenal, wakil Inggris yang musim lalu tampil hingga babak semifinal, akan menantang Athletic Bilbao di San Mamés.
Sementara itu, PSV Eindhoven harus berjibaku menghadapi klub kuda hitam asal Belgia, Union St-Gilloise.
Laga Arsenal kontra Athletic Bilbao diprediksi berlangsung ketat. The Gunners datang dengan misi mempertahankan konsistensi mereka di Eropa setelah musim lalu dihentikan PSG.
“Kami tahu Liga Champions adalah panggung terbesar. Target kami jelas: melangkah lebih jauh dari musim lalu,” ujar Mikel Arteta dalam konferensi pers sebelum laga.
Di laga lainnya, PSV Eindhoven bertekad memulai langkah dengan hasil positif. Klub asal Belanda tersebut berambisi menegaskan diri sebagai salah satu pesaing serius di grup besar.
“Union SG tim yang disiplin. Tapi kami bermain di level ini untuk membuktikan kualitas,” kata pelatih PSV, Peter Bosz.
Memasuki Rabu dini hari, sorotan utama tertuju pada duel klasik antara Juventus dan Borussia Dortmund, serta Real Madrid yang menjamu Marseille di Santiago Bernabéu. Bianconeri bertekad bangkit usai musim lalu terhenti di fase grup, sementara Los Blancos ingin membayar kegagalan yang hanya sampai perempat final.
Selain itu, bentrok menarik juga hadir ketika Benfica menghadapi Qarabag, serta Tottenham Hotspur yang menjajal kekuatan Villarreal. Semua laga dini hari itu dijadwalkan bergulir pukul 02.00 WIB. Kehadiran tim besar di laga awal membuat atmosfer Liga Champions terasa semakin panas.
Kompetisi berlanjut pada Rabu malam dengan dua pertandingan tambahan. Olympiacos akan meladeni wakil Siprus, Pafos, sementara Slavia Praha menjamu Bodo/Glimt dari Norwegia.
Meski bukan duel tim favorit juara, kedua laga ini diyakini tetap menyuguhkan pertarungan seru karena penting bagi mereka mengumpulkan poin di awal.
UEFA sendiri menegaskan bahwa format league phase membuat semua pertandingan menjadi krusial.
“Dengan sistem ini, tidak ada lagi pertandingan yang dianggap tidak penting. Setiap laga menentukan peringkat akhir,” tegas Aleksander Čeferin, Presiden UEFA.
Dengan jadwal padat sejak awal, para pecinta sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan seluruh laga melalui layanan Vidio. Pertarungan elite Eropa di matchday pertama ini dipastikan akan menjadi pembuka yang menggugah adrenalin dan menyajikan cerita baru dalam perjalanan panjang Liga Champions musim 2025/2026.











