SCUA Gading Serpong
Malaysia – Tim catur Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Gading Serpong sukses mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional.
Mereka keluar sebagai juara pertama pada ajang Merdeka Open Rapid Team Chess Championshipyang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Turnamen bergengsi ini berlangsung sembilan babak dan diikuti 93 tim kuat dari empat negara, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Malaysia.
Sejak babak awal, tim yang dipimpin oleh Kapten GM Sean Winshand Cuhendi tampil konsisten. Komposisi pemain papan atas seperti GM Novendra Priasmoro, IM Medina Warda Aulia, FM Nayaka Budhidharma, serta WGM Dewi Ardhiani Anastasia Citra menunjukkan kekuatan merata di setiap lini.
Berkat kerja sama yang solid, strategi yang matang, serta mental juara, mereka mampu mengatasi lawan-lawan unggulan dari kawasan Asia Tenggara.
SCUA Gading Serpong berhasil mengoleksi 8 poin dari 9 babak, sebuah capaian impresif yang menempatkan mereka di puncak klasemen akhir.
Prestasi ini semakin menegaskan dominasi tim Indonesia di ajang internasional, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembinaan catur nasional semakin berdaya saing.
Selain tim utama, SCUA juga menurunkan skuad SCUA Master yang sejak awal tercatat di seed pertama sebagai tim unggulan. Tim ini diperkuat oleh IM Satria Duta Cahaya, IM Ervan Mohamad, IM Farid Firman Syah, serta Shawn Alamsyah pecatur muda yang menjadi perhatian karena menjadi pemain termuda SCUA di turnamen internasional tersebut.
Kehadiran Shawn Alamsyah menjadi simbol keberanian SCUA dalam memberi kesempatan bagi generasi baru untuk tampil di panggung besar. Hal ini memperlihatkan pola pembinaan berkesinambungan, di mana pemain muda ditempa bersamaan dengan para pecatur senior.
Meski tidak berhasil menjadi juara, SCUA Master tetap menorehkan prestasi dengan finis di peringkat ketujuh besar. Bahkan, konsistensi individu juga membuahkan hasil ketika IM Ervan Mohamad sukses meraih gelar Best Board, sebuah pengakuan atas performa impresifnya sepanjang turnamen.
“Capaian ini tidak hanya membanggakan SCUA, tetapi juga seluruh pecinta catur Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus melahirkan pecatur kelas dunia yang mampu mengibarkan Merah Putih di panggung internasional,” ujar Kapten GM Sean Winshand Cuhendi usai pertandingan.
Prestasi ganda yang diraih oleh SCUA Gading Serpong dan SCUA Master di Kuala Lumpur semakin menegaskan bahwa Indonesia kini menjadi salah satu kekuatan utama catur Asia Tenggara.
Dengan kombinasi grandmaster berpengalaman, pemain muda berbakat, serta dukungan penuh dari sponsor, SCUA menghadirkan model pembinaan modern yang berkelanjutan dan berorientasi pada prestasi internasional.
Kemenangan ini bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga tonggak motivasi baru bagi pecatur Indonesia. SCUA Gading Serpong kini semakin siap menatap tantangan di level global, membawa nama bangsa menuju papan atas dunia catur.








