Tampak depan Hotel Hollywood di Riau

Pacu Jalur 2025: Bintang Emas Cahaya Intan Kuansing Raih Juara, Hadiah Melimpah

Pacu Jalur 2025: Bintang Emas Cahaya Intan Kuansing Raih Juara, Hadiah Melimpah

Penyerahan Hadiah Pacu Jalur kuansing 2025

Teluk Kuantan – Tradisi Pacu Jalur 2025 kembali menghadirkan kebanggaan dan keceriaan bagi masyarakat Kuantan Singingi dan sekitarnya. Perlombaan bergengsi yang digelar di Tepian Narosa ini tidak hanya memukau penonton dengan adu kecepatan jalur, tetapi juga menghadirkan hadiah melimpah bagi para pemenang.

Pada posisi pertama, jalur Bintang Emas Cahaya Intan Kuansing berhasil mengibarkan prestasi tertinggi. Sebagai juara, jalur ini memperoleh piala bergilir Menteri Pariwisata RI, uang pembinaan Rp150 juta, sepasang kerbau dari Wakil Presiden RI, dua ekor sapi dari sponsor, serta bonus tambahan berupa speaker portable dan voucher belanja.

Di peringkat kedua, jalur Tuah Datuak Keramat Imbang di Alam dari Petalongan, Inhu, tampil gagah meski harus puas menjadi runner-up. Hadiah yang diterima berupa Rp130 juta, seekor kerbau dari Wapres RI Gibran, seekor sapi, dan tambahan bonus lainnya.

Sementara itu, jalur Panglimo Rimbo Piako dari Pekan Heran, Rengat Barat, menempati peringkat ketiga dengan hadiah Rp115 juta lebih dan seekor kerbau.

Posisi keempat diraih jalur Buayo Danau dari Kuantan Tengah dengan Rp95 juta plus seekor sapi, disusul Singa Ngarai dari Benai di posisi kelima dengan total Rp80 juta.

Hingga peringkat sepuluh besar, para jalur tetap mendapat apresiasi dalam bentuk uang pembinaan puluhan juta rupiah, yang sebagian berasal dari APBD Provinsi Riau dan APBD Kuansing. Bahkan jalur di posisi 11 hingga 15 masih memperoleh Rp17,5 juta masing-masing.

Ketua Panitia Pacu Jalur 2025, H. Yusmar, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya event budaya yang sarat makna ini.

“Pacu Jalur bukan sekadar lomba, tapi ajang silaturahmi dan kebanggaan bersama. Hadiah yang diberikan hanyalah bentuk apresiasi, yang utama adalah semangat kebersamaan dan warisan budaya kita yang tetap hidup,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kuantan Tengah, Ibu Rani, menyampaikan kegembiraannya.

“Kami sangat bangga, meski jalur kami tidak juara pertama, tetap ada penghargaan yang membahagiakan. Yang terpenting, kami bisa berkumpul, bersorak, dan merasakan meriahnya suasana Pacu Jalur,” katanya dengan senyum.

Dengan semangat kebersamaan dan hadiah yang penuh makna, Pacu Jalur 2025 kembali menegaskan dirinya sebagai tradisi budaya yang bukan hanya diperlombakan, tetapi juga dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

44 / 100 Skor SEO
https://riauexpose.com/wp-content/uploads/2024/06/Merah-Ilustratif-Modern-Dirgahayu-Bhayangkara-Instagram-Story_20240629_090843_0000.png